Aktivitas Gerak Berirama Kelas 8
Sebelum kita masuk materinya kita pelajari konsep pembelajarannya dahulu.
Pemahaman Konsep
- a.Pemahaman konsep prosedur variasi gerak langkah kaki
- b.Pemahaman konsep prosedurl varasi gerak gerak ayunan satu lengan
- c.Pemahaman konsep prosedur varasi gerak rangkaian
Setelah itu kita perhatikan video Variasi berbagai gerakan Berirama di bawah ini.
Setelah kita perhatikan video tersebut, kita pelajari materi di bawah ini mengenai aktivitas gerak berirama.
Senam irama (aktivitas gerak berirama) menurut perkembangannya ada tiga aliran, yaitu :
(1) senam irama yang berasal dari seni sandiwara
(2) senam irama yang berasal dari seni musik
(3) senam irama yang berasal dari seni tari (balet)
Sejarah Senam Irama
senam irama yang berasal dari seni sandiwara, dipelopori oleh Delsarte tahun 1811 – 1871, seorang sutradara. Ia menghendaki agar gerakan dalam sandiwara yang dibuat-buat itu dapat dilakukan dengan gerakan yang wajar. Tetapi ia belum berhasil, karena sifat kesandiwaraan masih terlihat dalam aliran ini. Dialah yang pertama-tama menciptakan sistem senam irama.
Senam irama yang berasal dari seni musik ini dipelopori oleh Jacques Dalcroze, seorang guru musik yang ingin menyatakan lagu-lagu dalam bentuk gerakan. Dalam sistemnya sudah tentu lebih mementingkan musik daripada gerakan.Murid Dalcroze, Bode, berpendapat bahwa gerakan itu harus digerakkan dari dalam ke feri-feri. Maka senamnya terkenal dengan nama “Ausdruk Gymnastiek” artinya senam yang dijalankan dengan penuh perasaan. Murid Bode adalah yang sangat senang memberikan latihan dengan alat seperti bola, gada dan simpai. Senam irama yang berasal dari seni tari, dipelopori oleh Rudolf Laban tahun 1879 – 1958. Ia berpendapat bahwa senam irama mengandung dressur .
Prinsip gerakan dalam senam irama ditentukan oleh: (1) irama 2) kelentukan tubuh dalam gerakan (fleksibilitas) (3) kontinuitas gerakan. Karena sifat tekanan seperti hal-hal tersebut di atas itu lebih banyak dimiliki oleh putri, maka senam irama umumnya dilakukan oleh putri. Pada dasarnya irama telah dikenal oleh peserta didik semasa di sekolah dasar (SD) , misalnya irama: 2/3, 3/4, 4/4 dan sebagainya. Kelenturan tubuh dalam gerakan (fleksibilitas). Prinsip kelenturan dalam gerakan akan diperoleh berkat latihan yang tekun dan akan makan waktu yang cukup lama. Kontinuitas gerakan akan diperoleh dari rangkaian gerak-gerak senam yang telah disusun dalam bentuk rangkaian yang siap ditampilkan. Berikut macam-maam materi yang dipelajari pada aktivitas gerak berirama : langkah, ayunan lengan dan sikap tubuh/posisi tubuh di dalam melakukan pembelajaran
A. Gerak Prosedur Langkah Kaki
1. Aktivitas
Langkah Biasa (Looppas)
- Tahapan Pembelajaran Persiapan: berdiri posisi tegak langkah kaki kiri, kedua lengan di samping badan/tolak pinggang pandangan ke depan.
- Gerakan: langkahkan kaki kanan ke depan mendarat diawali dengan tumit menyentuh, lantai di depan kaki kiri. Setelah kaki kanan selesai melakukan gerakan kaki kiri melangkah seperti kaki kanan, setiap gerakan diikuti gerak lutut mengeper
- Akhir gerakan: berdiri sikap tegak langkah kaki kiri, kedua lengan di samping badan, pandangan ke depan
2. Aktivitas Langkah Kaki Rapat
Tahapan Pembelajaran
- Persiapan: berdiri sikap tegak, langkah kaki kiri, kedua lengan di samping badan/tolak pinggang, pan-dangan ke depan.
- Gerakan: langkahkan kaki kiri ke depan, setelah kaki kiri mendarat, langkahkan kaki kanan ke depan di depan kaki kiri, langkahkan lagi kaki kiri ke depan merapat kaki kanan, setiap gerak diikuti gerak lutut mengeper.
- Akhir gerakan: berdiri tegak, kedua kaki rapat, kedua lengan di samping badan, pandangan ke depan
Aktivitas
Langkah Keseimbangan
Tahapan Pembelajaran
- Amati contoh peragaan aktivitas gerakan oleh guru.
- Lakukan seperti contoh.
- Rasakan saat melakukan
- Gerakan mana yang mudah kamu lakukan.
- Fokus perhatian pada gerak ayun lengan dan kaki.
B. Gerak Prosedur Ayunan Lengan
1. Aktivitas Ayunan Satu Lengan Depan Belakang
Aktivitas Ayunan Satu Lengan dari Depan ke Samping
3. Aktivitas Ayunan Satu Lengan ke Samping Bersamaan Memindahkan Berat Badan
Prosedural Variasi Gerak Rangkaian
Variasi adalah melakukan beberapa bentuk gerak prosedural dengan berbagai cara, seperti: melakukan prinsip dasar langkah, dan ayunan lengan, baik secara perorangan, berpasangan maupun kelompok.
Akhir dari pembelajaran variasi dan kombinasi prinsip dasar ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan penanaman nilai disiplin, menghargai perbedaan, tanggung jawab, dan kerja sama.
Selama kegiatan pembelajaran peserta didik diberikan kesempatan mengemukakan kesulitan atau menanyakannya pada guru atau teman. Jawaban ari mereka dijadikan untuk memperbaiki dan mengatasi kesulitan yang dialaminya. Berikut bentuk pembelajarannya.
Aktivitas Langkah Kaki ke Depan dan Belakang
Tahapan Pembelajaran
- Persiapan: berdiri tegak langkah kaki kiri, kedua lengan lurus di samping badan, pandangan ke depan.
- Gerakan: hitungan 1 lang- kahkan kaki kiri ke depan. Hitungan 2, tarik kaki kanan dan dekatkan pada kaki kiri. Hitungan 3, langkahkan kaki kanan ke belakang. Hitungan 4, tarik kaki kiri dan dekatkan pada kaki kanan. Hitungan 5-8, ulangi hitungan 1-2-3 dan 4. Ulangi aktivitas ini 3 x 8 hitungan dan gunakan maat 4/4. (lihat Gambar 7.7).






0 komentar:
Posting Komentar